Ekspor Briket Indonesia 2026: Negara Tujuan, Jenis Produk, dan Eksportir Utama
Key Takeaways
- Ekspor briket Indonesia mencatat total nilai US$56,51 juta dari 1.628 pengiriman, dengan Arab Saudi sebagai pasar terbesar senilai US$10,11 juta, diikuti Turki US$7,38 juta dan Jerman US$5,64 juta.
- Briket arang tempurung kelapa (HS 440220) mendominasi 84,61% dari total nilai ekspor briket Indonesia, menegaskan posisi Indonesia sebagai eksportir briket arang kelapa terbesar di dunia.
- Kawasan Timur Tengah menyerap porsi terbesar ekspor briket Indonesia, didorong oleh permintaan shisha/hookah yang tinggi di Arab Saudi, Turki, Lebanon, Irak, dan Yordania.
Ingin tahu negara mana yang paling banyak mengimpor briket dari Indonesia? Telusuri data lengkap berdasarkan negara, kode HS, atau nama perusahaan di platform TradeInt Indonesia.
Ke Mana Saja Negara Tujuan Ekspor Briket Indonesia?
Berdasarkan Ekspor briket Indonesia dari TradeInt, tiga negara tujuan terbesar adalah Arab Saudi senilai US$10,11 juta, Turki senilai US$7,38 juta, dan Jerman senilai US$5,64 juta. Ketiga negara ini menyerap lebih dari 40% dari total nilai ekspor briket Indonesia senilai US$56,51 juta.
Posisi selanjutnya ditempati oleh Lebanon, Irak, Yordania, Rusia, Uni Emirat Arab, Brasil, dan Amerika Serikat yang melengkapi sepuluh besar negara tujuan ekspor briket Indonesia.
Top 5 negara tujuan ekspor briket Indonesia:
- Arab Saudi — US$10,11 juta: Pasar terbesar dengan permintaan tinggi untuk briket shisha/hookah premium.
- Turki — US$7,38 juta: Pasar utama di persimpangan Eropa-Asia dengan budaya shisha yang kuat.
- Jerman — US$5,64 juta: Pintu masuk utama briket Indonesia ke pasar Eropa Barat.
- Lebanon — US$4,77 juta: Pasar tradisional shisha di Timur Tengah dengan permintaan konsisten.
- Irak — US$3,92 juta: Pasar berkembang untuk briket arang kelapa di kawasan Teluk.
| Peringkat | Negara | Nilai (US$) | Pangsa Nilai (%) | Pembeli Teratas |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Arab Saudi | 10.114.100,13 | 17,90% | 🔒 Unlock on TradeInt |
| 2 | Turki | 7.379.089,67 | 13,06% | 🔒 Unlock on TradeInt |
| 3 | Jerman | 5.636.302,04 | 9,97% | 🔒 Unlock on TradeInt |
| 4 | Lebanon | 4.772.538,41 | 8,45% | 🔒 Unlock on TradeInt |
| 5 | Irak | 3.916.794,88 | 6,93% | 🔒 Unlock on TradeInt |
| 6 | Yordania | 3.476.314,84 | 6,15% | 🔒 Unlock on TradeInt |
| 7 | Rusia | 2.879.245,65 | 5,09% | 🔒 Unlock on TradeInt |
| 8 | Uni Emirat Arab | 1.905.312,85 | 3,37% | 🔒 Unlock on TradeInt |
| 9 | Brasil | 1.904.274,60 | 3,37% | 🔒 Unlock on TradeInt |
| 10 | Amerika Serikat | 1.380.512,43 | 2,44% | 🔒 Unlock on TradeInt |
Sumber data: TradeInt
Distribusi negara tujuan ekspor briket Indonesia menunjukkan dominasi kuat kawasan Timur Tengah. Indonesia memegang predikat sebagai eksportir briket arang kelapa terbesar di dunia, dengan kualitas yang diakui secara internasional berkat kalori tinggi, durasi bakar stabil 2-3 jam, dan kadar abu rendah di bawah 2,5-3% menurut ExportHub.

Beberapa sorotan pasar utama ekspor briket Indonesia:
- Arab Saudi, Turki, dan Lebanon menjadi tiga pilar utama di kawasan Timur Tengah, didorong oleh permintaan briket shisha/hookah yang sangat tinggi. Budaya shisha yang mengakar kuat di kawasan ini menjadikan briket arang kelapa Indonesia sebagai pilihan utama karena kualitas pembakaran yang bersih dan tidak mengganggu rasa tembakau.
- Jerman berfungsi sebagai hub distribusi untuk pasar Eropa Barat. Menurut Media Perkebunan, potensi strategis briket tempurung kelapa akan dibahas secara mendalam di Indonesian International Coconut Conference & Exposition (IICCE) 2026 di Medan pada Juli 2026, menunjukkan keseriusan industri dalam memperkuat rantai nilai kelapa nasional.
- Brasil dan Amerika Serikat menunjukkan ekspansi pasar baru di luar kawasan tradisional Timur Tengah, dengan permintaan terhadap briket BBQ premium dan produk ramah lingkungan berbasis biomassa yang terus meningkat, menurut Kompas. Cognitive Market Research memperkirakan permintaan briket arang kelapa global meningkat rata-rata 4,3% per tahun pada periode 2024-2031.
Baca juga: Ringkasan Ekspor Minyak Sawit Mentah Indonesia 2018-2025
Apa Saja Jenis Briket yang Diekspor Indonesia?
Briket arang tempurung kelapa (HS 440220) mendominasi ekspor dengan nilai US$47,81 juta. Arang kayu dan arang lainnya (HS 440290) menempati posisi kedua dengan nilai US$8,68 juta.
Struktur ini menegaskan bahwa briket arang kelapa merupakan produk unggulan utama dalam ekspor briket Indonesia, memanfaatkan kelimpahan bahan baku tempurung kelapa dari perkebunan kelapa terbesar di dunia.
Jenis briket ekspor Indonesia:
- Briket arang tempurung kelapa (HS 440220) — US$47,81 juta: Produk ekspor utama Indonesia, digunakan untuk shisha/hookah, BBQ, dan industri.
- Arang kayu dan arang lainnya (HS 440290) — US$8,68 juta: Arang berbasis kayu dan biomassa lainnya untuk kebutuhan industri dan rumah tangga.
| Peringkat | Kode HS | Nama Produk | Nilai (US$) | Pangsa Nilai (%) |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 440220 | Briket arang tempurung kelapa | 47.813.433,19 | 84,61% |
| 2 | 440290 | Arang kayu dan arang lainnya | 8.680.668,48 | 15,36% |
Sumber data: TradeInt
Briket arang kelapa merupakan contoh keberhasilan hilirisasi produk pertanian. Tempurung kelapa yang awalnya bernilai rendah, ketika diolah menjadi briket, mengalami peningkatan nilai yang signifikan. Indonesia sebagai produsen kelapa terbesar di dunia memiliki keunggulan bahan baku yang melimpah, terutama dari sentra produksi di Sulawesi, Sumatera, dan Kalimantan.
Di sisi lain, ekspor komoditas kelapa mentah menjadi perhatian pemerintah. Menurut Kompas, pemerintah masih mempertimbangkan pungutan bea ekspor kelapa bulat untuk melindungi petani dan mendorong hilirisasi domestik. Kebijakan ini berpotensi memperkuat ketersediaan bahan baku bagi industri briket dalam negeri.
Dari sisi inovasi, pemerintah juga menginstruksikan implementasi inovasi batu bara dan briket jagung sebagai alternatif pupuk impor menurut Suara, menunjukkan bahwa teknologi briket semakin mendapat perhatian lintas sektor di Indonesia.
Cari data perdagangan briket dan komoditas turunan kelapa lainnya di halaman Data Coverage TradeInt.
Siapa Saja Eksportir Briket Terbesar Indonesia?
Crown Api International memimpin dalam jumlah pengiriman dengan 81 shipment, sementara CV Mega Briquette mencatatkan pangsa nilai tertinggi sebesar 5,33%. PT Rio Terra Gemilang menempati posisi keempat berdasarkan jumlah pengiriman.
Selain tiga besar, PT Suma Briket Premium dan Star International Pasifik melengkapi lima eksportir briket terbesar Indonesia.
Top 5 eksportir briket Indonesia:
- Crown Api International: Eksportir dengan volume pengiriman tertinggi, berbasis di Indonesia dengan fokus pada briket arang kelapa.
- PT Suma Briket Premium: Produsen dan eksportir briket premium untuk pasar Timur Tengah dan Eropa.
- Star International Pasifik: Eksportir briket dengan jaringan distribusi global.
- PT Rio Terra Gemilang: Eksportir briket berpengalaman dengan pangsa nilai yang kuat.
- CV Mega Briquette: Eksportir dengan pangsa nilai tertinggi, menunjukkan fokus pada pengiriman bernilai tinggi.
| Peringkat | Eksportir Briket Indonesia | Nilai (US$) | Pangsa Nilai (%) |
|---|---|---|---|
| 1 | CROWN API INTERNATIONAL | 🔒 Unlock on TradeInt | 4,86% |
| 2 | PT SUMA BRIKET PREMIUM | 🔒 Unlock on TradeInt | 1,62% |
| 3 | STAR INTERNATIONAL PASIFIK | 🔒 Unlock on TradeInt | 0,85% |
| 4 | PT RIO TERRA GEMILANG | 🔒 Unlock on TradeInt | 3,74% |
| 5 | CV MEGA BRIQUETTE | 🔒 Unlock on TradeInt | 5,33% |
Sumber data: TradeInt

Lanskap eksportir ekspor briket Indonesia didominasi oleh UMKM dan perusahaan menengah, berbeda dari komoditas ekspor besar lainnya yang biasanya dikuasai multinasional. Briket arang kelapa merupakan salah satu produk unggulan UMKM Indonesia yang berhasil menembus pasar global.
Tantangan utama bagi eksportir saat ini terletak pada ketersediaan bahan baku dan standarisasi mutu. Menurut Kontan, fluktuasi harga bahan baku kelapa berdampak pada marjin produsen briket. Namun, Kalimantan Timur sebagai salah satu sentra produksi terus mendorong ekspor komoditas unggulan termasuk briket ke mancanegara menurut Kompas.
Butuh data eksportir briket yang lengkap untuk sourcing atau analisis kompetitor? Jelajahi solusi di halaman Exporter Solution TradeInt.
Bagaimana Kondisi Pasar dan Harga Briket Indonesia di 2026?
Ekspor briket Indonesia menunjukkan total nilai US$56,51 juta dari 1.628 pengiriman. Pasar briket global pada 2026 terus bertumbuh, didorong oleh tren energi ramah lingkungan dan permintaan shisha yang konsisten di kawasan Timur Tengah.
Beberapa faktor utama yang membentuk kondisi pasar briket Indonesia pada 2026:
- Permintaan global untuk briket arang kelapa diprediksi meningkat rata-rata 4,3% per tahun pada periode 2024-2031 menurut Cognitive Market Research via Kompas. Tren energi terbarukan dan biomassa mendorong permintaan dari pasar baru di Eropa dan Amerika.
- Hilirisasi kelapa semakin menjadi prioritas nasional. IICCE 2026 di Medan pada Juli 2026 akan membahas transformasi limbah pertanian menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi termasuk briket tempurung kelapa, menurut Media Perkebunan.
- Kebijakan bahan baku menjadi perhatian industri. Pemerintah masih mempertimbangkan pungutan bea ekspor kelapa bulat untuk melindungi petani dan mendorong hilirisasi domestik, yang berpotensi memperkuat ketersediaan bahan baku bagi produsen briket.
- Pasar batu bara melemah dengan harga global yang cenderung turun di tengah kenaikan harga acuan Indonesia menurut RMOL, mendorong diversifikasi ke energi alternatif termasuk briket biomassa.
Baca juga: 10 Negara Pengimpor Nikel Olahan Terbesar Indonesia 2026
Kesimpulan
Ekspor briket Indonesia pada 2026 mencatat total nilai US$56,51 juta dari 1.628 pengiriman ke lebih dari 10 negara. Arab Saudi memimpin sebagai pasar terbesar (US$10,11 juta), diikuti Turki (US$7,38 juta) dan Jerman (US$5,64 juta). Briket arang tempurung kelapa mendominasi 84,61% dari total nilai, sementara Crown Api International dan CV Mega Briquette memimpin sebagai eksportir utama.
Posisi Indonesia sebagai eksportir briket arang kelapa terbesar di dunia diperkuat oleh ketersediaan bahan baku tempurung kelapa yang melimpah dan kualitas produk yang memenuhi standar internasional. Bagi pelaku usaha yang ingin memanfaatkan peluang di pasar briket global, TradeInt Indonesia menyediakan data ekspor briket Indonesia terlengkap untuk mengidentifikasi pembeli, memantau tren, dan memperkuat strategi ekspor berbasis data.
Baca juga: Peluang Ekspor Digital ASEAN ke China: Perkuat Kerja Sama Internasional
FAQ
Berapa harga ekspor briket?
Harga ekspor briket arang kelapa Indonesia berkisar US$500-US$900 per ton untuk kualitas shisha premium. Total nilai US$56,51 juta dari berat 43,53 juta kg menghasilkan harga rata-rata sekitar US$1,30 per kilogram.
Berapa harga briket 1 kg?
Harga briket 1 kg bervariasi berdasarkan kualitas. Di tingkat produsen Indonesia, briket standar ekspor berkisar Rp5.000-Rp12.000 per kilogram. Untuk briket shisha premium dengan kadar abu rendah, harga mencapai Rp15.000-Rp20.000. Di pasar ekspor, rata-rata sekitar Rp21.000 per kilogram.
Briket ekspor ke mana saja?
Negara tujuan utama adalah Arab Saudi, Turki, Jerman, Lebanon, Irak, Yordania, Rusia, Uni Emirat Arab, Brasil, dan Amerika Serikat. Kawasan Timur Tengah mendominasi, didorong oleh permintaan briket shisha/hookah yang tinggi.
Apakah briket laku di Indonesia?
Mayoritas produksi briket arang kelapa Indonesia diorientasikan untuk ekspor. Namun pasar domestik mulai berkembang seiring tren BBQ dan restoran grill di kota-kota besar. Pemerintah juga mendorong penggunaan briket biomassa sebagai alternatif energi untuk memperluas pasar dalam negeri.
[]{.lark-record-clipboard}