Ekspor Buah Naga 2026: Negara Tujuan, Eksportir Terbesar, dan Peluang Indonesia
Sorotan Utama
- China menjadi pasar tujuan terbesar ekspor buah naga global senilai US$185,80 juta sepanjang H1 2026, menyerap lebih dari separuh total nilai perdagangan global komoditas ini menurut catatan TradeInt.
- Vietnam mendominasi sisi pasokan dengan nilai US$283,52 juta atau sekitar 93,80% dari total ekspor global, sementara Indonesia berada di posisi ketiga sebagai eksportir dengan nilai US$757.921.
- Diversifikasi pasar menjadi tren utama H1 2026, dengan ekspor ke Thailand melonjak signifikan dan permintaan dari India, Amerika Serikat, dan Eropa terus tumbuh di tengah ketatnya persaingan.
Bagaimana Status Ekspor Buah Naga Indonesia di Pasar Global?
Buah naga (Hylocereus / Selenicereus) masuk dalam kode HS 081090 yang mencakup buah segar lainnya yang belum terklasifikasi. Secara global, komoditas ini diperdagangkan dalam jumlah besar sebagai buah tropis premium, terutama varietas daging putih dan daging merah.
Pasar ekspor buah naga global mencatat nilai sekitar US$302,28 juta sepanjang H1 2026 berdasarkan data TradeInt, dengan total 28.298 pengiriman. Vietnam menjadi pemasok dominan, sementara Indonesia berada di posisi ketiga sebagai eksportir dengan nilai yang masih jauh lebih kecil.
Indonesia mulai merintis jalur ekspor buah naga dari sentra produksi seperti Banyuwangi di Jawa Timur. FreshPlaza mencatat eksportir asal Banten, Citra Tama Jaya, mulai mengirim sekitar satu ton buah naga varietas Super Red per minggu ke Hong Kong, menjadikannya salah satu rintisan jalur ekspor langsung Indonesia ke pasar Asia.
Beberapa hal yang perlu dipahami tentang posisi Indonesia:
- Eksportir ke-3 global: Indonesia mencatat nilai ekspor US$757.921 di H1 2026 berdasarkan nilai, berada di bawah Vietnam dan Ekuador.
- Varietas andalan: Super Red menjadi varietas utama yang mulai diekspor, dengan Hong Kong sebagai pasar awal.
- Potensi masih besar: sentra produksi tersebar di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, namun infrastruktur pasca-panen dan sertifikasi masih perlu diperkuat.
- Syarat ekspor buah naga: eksportir perlu memenuhi dokumen fitosanitari, growing area code, dan standar keamanan pangan sesuai negara tujuan.
Indonesia berada di tahap awal pengembangan jalur ekspor buah naga yang sistematis. Permintaan global yang kuat dan harga premium untuk varietas daging merah membuka peluang nyata, namun persaingan dengan Vietnam yang sudah mapan menuntut diferensiasi kuat lewat mutu dan konsistensi pasokan.
Baca selengkapnya:
Negara Mana Saja Pengekspor Buah Naga Terbesar di Dunia?
Berdasarkan data ekspor global buah naga di TradeInt untuk periode Januari hingga Juni 2026, Vietnam menjadi negara pengekspor terbesar senilai US$283,52 juta, disusul Ekuador US$17,83 juta dan Indonesia US$757.921. Total nilai perdagangan global mencapai US$302,28 juta dengan 28.298 pengiriman.
Malaysia dan India melengkapi lima besar negara asal ekspor, memperlihatkan bahwa pasokan buah naga dunia masih sangat terkonsentrasi pada Vietnam yang menguasai hampir seluruh nilai perdagangan.
Lima negara pengekspor buah naga terbesar:
- Vietnam - US$283,52 juta: pemasok dominan yang menguasai sekitar 93,80% nilai ekspor buah naga global.
- Ekuador - US$17,83 juta: pemain Amerika Latin yang menguat di segmen premium dengan varietas daging merah.
- Indonesia - US$757.921: eksportir berkembang yang mulai merintis jalur ekspor dari sentra produksi di Jawa.
- Malaysia - US$115.666: pemasok regional Asia Tenggara dengan volume pengiriman yang moderat.
- India - US$34.816: negara asal ekspor sekaligus pasar konsumen yang permintaannya tumbuh cepat.
| Peringkat | Negara Asal | Nilai (US$) | Nilai (%) | Kuantitas |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Vietnam | 283.523.122,39 | 93,80% | 🔒 Unlock data on TradeInt |
| 2 | Ekuador | 17.829.630,54 | 5,90% | 🔒 Unlock data on TradeInt |
| 3 | Indonesia | 757.921,21 | 0,25% | 🔒 Unlock data on TradeInt |
| 4 | Malaysia | 115.666,53 | 0,04% | 🔒 Unlock data on TradeInt |
| 5 | India | 🔒 Unlock data on TradeInt | 0,01% | 🔒 Unlock data on TradeInt |
Sumber: TradeInt Global Export Data, basis data Bill of Lading, Januari-Juni 2026
Struktur pasokan ini memperlihatkan tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia. Dominasi Vietnam yang hampir mutlak menegaskan betapa besar ruang yang bisa direbut, mengingat permintaan global terus tumbuh dan pembeli mulai mencari sumber pasokan alternatif di luar satu negara.

🐉 Data Ekspor Buah Naga Global di TradeInt
TradeInt merekam pengiriman buah naga dari 220+ negara asal. Akses catatan per negara dan per perusahaan untuk mendukung keputusan ekspor berbasis data.
China: Pasar Terbesar yang Mulai Menghadapi Persaingan Domestik
China memimpin sebagai tujuan ekspor buah naga terbesar karena ukuran pasarnya yang masif dan preferensi konsumen terhadap buah tropis segar. Namun lanskap pasarnya berubah, karena petani domestik China kini berinvestasi besar dalam teknik budidaya modern dan peningkatan kualitas, menjadikannya tidak hanya pembeli terbesar tetapi juga pesaing yang semakin kuat.
Tekanan pasar ini sudah terasa di H1 2026. Ekspor Vietnam ke China turun 14,9% menjadi US$168,6 juta meski China tetap menyumbang sekitar 58% dari total ekspor buah naga Vietnam. Penurunan ini berjalan bersamaan dengan meningkatnya produksi domestik China, sehingga harga rata-rata impor pun tertekan.
Bagi eksportir Indonesia yang baru masuk, China tetap relevan sebagai tujuan pertama karena volume serapannya masih sangat besar. Namun keberhasilan di pasar ini bergantung pada kemampuan menawarkan varietas premium, terutama daging merah dengan kadar gula Brix tinggi, yang belum bisa diproduksi secara massal oleh petani domestik China.
Yang menonjol dari pasar China:
- Produksi domestik naik: China berinvestasi aktif dalam budidaya buah naga lokal, menekan harga impor varietas standar.
- Premium merah tetap dicari: varietas daging merah dengan Brix 15-18% masih menarik harga lebih baik karena pasokan lokal terbatas.
- Kanal resmi makin penting: Vinafruit mencatat tren pergeseran dari perdagangan perbatasan ke jalur ekspor resmi yang lebih stabil.
Baca selengkapnya:
Komoditas Ekspor Pertanian Indonesia 2026: 10 Produk Unggulan dan Peluang Pasarnya
India: Pasar dengan Pertumbuhan Tercepat dan Selera Varietas Putih
India menempati posisi kedua sebagai negara tujuan ekspor buah naga terbesar dengan permintaan yang tumbuh secara struktural. Popularitas buah naga meningkat pesat di kota-kota besar India seiring perubahan pola konsumsi menuju buah tropis sehat, dan varietas daging putih mendominasi karena harganya lebih kompetitif dan pasokannya lebih stabil.
Pertumbuhan ini berjalan meski India sendiri mulai memperluas produksi domestik. Menurut Funi Farm Import Export Co., India menunjukkan pertumbuhan permintaan sekitar 26% pada awal 2026, dengan Gujarat dan Maharashtra menjadi sentra produksi lokal yang berkembang. Ini berarti waktu untuk memasuki pasar India sebagai eksportir luar negeri mulai terbatas.
Bagi Indonesia, India menawarkan peluang yang nyata karena negara ini belum sepenuhnya bergantung pada satu pemasok. Indonesia perlu memastikan sertifikasi fitosanitari dan memenuhi standar keamanan pangan yang semakin diperketat sebelum dapat bersaing di pasar ini secara konsisten.
Catatan utama tentang pasar India:
- Pertumbuhan permintaan ~26%: angka ini mencerminkan ekspansi konsumsi yang cepat di pusat-pusat kota besar.
- Varietas putih mendominasi: preferensi ini membuka jalur bagi eksportir yang mampu memenuhi standar kualitas dengan harga bersaing.
- Produksi lokal berkembang: eksportir perlu bergerak cepat sebelum serapan impor terpangkas oleh pasokan domestik India yang terus naik.
Thailand: Lonjakan Permintaan Tercepat di Asia Tenggara
Thailand mencatat pertumbuhan impor buah naga paling tajam di H1 2026 di antara negara tujuan yang ada. Posisinya naik menjadi pasar ekspor keempat terbesar Vietnam, dengan nilai impor US$17,7 juta, naik 183,9% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini tidak terjadi secara kebetulan, melainkan didorong oleh pergeseran permintaan konsumen dan meningkatnya popularitas buah naga di jaringan ritel modern Thailand.
Thailand juga menarik karena posisi geografisnya yang dekat dengan Indonesia dan Vietnam, sehingga biaya logistik lebih rendah dibanding pasar Eropa atau Amerika. Bagi eksportir Indonesia, Thailand bisa menjadi pasar uji coba sebelum memperluas ke destinasi yang lebih jauh.
Di sisi lain, Thailand merupakan produsen buah naga regional yang aktif dengan logistik efisien. Eksportir dari luar perlu menawarkan keunggulan nyata dalam hal mutu atau harga untuk bersaing secara berkelanjutan di pasar ini.

Yang perlu diperhatikan di pasar Thailand:
- Lonjakan 183,9%: pertumbuhan paling tajam di antara semua pasar ekspor buah naga di H1 2026.
- Pasar uji yang terjangkau: kedekatan geografis membuat Thailand cocok sebagai pasar pertama bagi eksportir Indonesia.
- Kompetitor lokal kuat: Thailand punya basis produksi sendiri dan efisiensi logistik yang perlu diperhitungkan.
Baca selengkapnya:
Ekspor Buah Indonesia 2026: Ke Mana Indonesia Mengekspor Buah pada?
Siapa Eksportir Buah Naga Terkemuka di Pasar Global?
Ekspor buah naga global didominasi oleh perusahaan-perusahaan asal Vietnam yang menguasai hampir seluruh volume pengiriman. Hộ Kinh Doanh Nguyễn Quang Thú, disusul CTTNHH Thương Mại Xuất Nhập Khẩu Song Đạt dan CTTNHH Thương Mại Logistics Panda, menurut catatan ekspor global di TradeInt untuk H1 2026.
Tujuh eksportir buah naga terkemuka secara global:
- Hộ Kinh Doanh Nguyễn Quang Thú (Vietnam): eksportir dengan jumlah pengiriman tertinggi, aktif melayani pasar China dan Asia.
- CTTNHH TM XNK Song Đạt (Vietnam): perusahaan perdagangan yang aktif mengekspor ke berbagai pasar tujuan.
- CTTNHH TM Logistics Panda (Vietnam): integrator logistik yang mendukung alur ekspor buah naga ke China.
- CTTNHH XNK Trường An Việt Nam (Vietnam): eksportir aktif dengan kapasitas pengiriman yang konsisten.
- CTTNHH Dịch Vụ XNK Mạnh Tuấn (Vietnam): perusahaan jasa ekspor-impor yang menjangkau pasar regional.
| Peringkat | Nama Eksportir | Negara | Nilai (US$) | Kuantitas |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Hộ Kinh Doanh Nguyễn Quang Thú | Vietnam | 🔒 Unlock data on TradeInt | 🔒 Unlock data on TradeInt |
| 2 | CTTNHH TM XNK Song Đạt | Vietnam | 🔒 Unlock data on TradeInt | 🔒 Unlock data on TradeInt |
| 3 | CTTNHH TM Logistics Panda | Vietnam | 🔒 Unlock data on TradeInt | 🔒 Unlock data on TradeInt |
| 4 | CTTNHH XNK Trường An Việt Nam | Vietnam | 🔒 Unlock data on TradeInt | 🔒 Unlock data on TradeInt |
| 5 | CTTNHH Dịch Vụ XNK Mạnh Tuấn | Vietnam | 🔒 Unlock data on TradeInt | 🔒 Unlock data on TradeInt |
Sumber: TradeInt Global Export Data, basis data Bill of Lading, Januari-Juni 2026
Siapa Pembeli Internasional Buah Naga Terbesar?
Pembeli buah naga internasional didominasi oleh perusahaan asal China yang menyerap volume terbesar dari pasar global. Shanghai Goodfarmer Banana Co Ltd memimpin dengan 1.567 pengiriman, disusul Wang Li Rui dan Guangxi Wanshengfeng Import and Export Trading Co, menurut catatan TradeInt untuk H1 2026.
Hekou Longding Trading Co Ltd dan Vuong Ngoc Tho melengkapi lima besar, seluruhnya berbasis di China, mencerminkan konsentrasi serapan pasar pada satu negara tujuan.
Lima pembeli internasional buah naga terbesar:
- Shanghai Goodfarmer Banana Co Ltd (China): perusahaan distribusi buah berskala besar yang menyerap volume tinggi.
- Wang Li Rui (China): importir aktif dengan frekuensi pembelian yang konsisten sepanjang H1 2026.
- Guangxi Wanshengfeng Import and Export Trading Co (China): perusahaan perdagangan lintas batas di wilayah Guangxi.
- Hekou Longding Trading Co Ltd (China): importir yang beroperasi di jalur perdagangan perbatasan Vietnam-China.
- Vuong Ngoc Tho (China): importir aktif yang menjangkau pasar distribusi China.
| Peringkat | Nama Perusahaan | Negara | Pembelian | Kuantitas |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Shanghai Goodfarmer Banana Co Ltd | China | 🔒 Unlock data on TradeInt | 🔒 Unlock data on TradeInt |
| 2 | Wang Li Rui | China | 🔒 Unlock data on TradeInt | 🔒 Unlock data on TradeInt |
| 3 | Guangxi Wanshengfeng Import and Export Trading Co | China | 🔒 Unlock data on TradeInt | 🔒 Unlock data on TradeInt |
| 4 | Hekou Longding Trading Co Ltd | China | 🔒 Unlock data on TradeInt | 🔒 Unlock data on TradeInt |
| 5 | 🔒 Unlock data on TradeInt | China | 🔒 Unlock data on TradeInt | 🔒 Unlock data on TradeInt |
Sumber: TradeInt Global Export Data, basis data Bill of Lading, Januari-Juni 2026

Apa Langkah yang Harus Ditempuh Eksportir Buah Naga Indonesia?
Cara ekspor buah naga yang tepat dimulai dari memahami pasar tujuan, menyiapkan dokumen yang diperlukan, dan membangun koneksi dengan importir aktif. Memasuki pasar ekspor buah naga secara sistematis membutuhkan lebih dari sekadar produk yang layak. Setiap pasar tujuan memiliki persyaratan teknis, standar mutu, dan dinamika persaingan yang berbeda, sehingga persiapan yang matang menjadi pembeda antara ekspor yang berhasil dan yang terhenti di tengah jalan.
Langkah-langkah yang perlu ditempuh eksportir buah naga Indonesia:
- Penuhi syarat ekspor buah naga: lengkapi sertifikat fitosanitari, growing area code, dan packing house code yang diakui negara tujuan.
- Investasi pada mutu panen dan pasca-panen: pendinginan rantai dingin (cold chain) yang tepat menjaga kualitas selama pengiriman jarak jauh ke China, India, atau Eropa.
- Diversifikasi varietas: selain Super Red, varietas daging putih relevan untuk pasar India dan Asia Tenggara yang menuntut harga lebih kompetitif.
- Perkuat sertifikasi: VietGAP dan GlobalGAP membuka akses ke supermarket premium di Eropa dan Amerika, seperti yang sedang dikejar eksportir Vietnam.
- Gunakan data perdagangan: platform seperti TradeInt memungkinkan eksportir menelusuri importir aktif berdasarkan HS 081090, melihat frekuensi pembelian, dan memverifikasi rekam jejak pembeli sebelum menandatangani kontrak.
Persaingan buah naga global semakin ketat karena Ekuador, Kolombia, dan Thailand memperkuat posisi mereka di pasar premium, sementara China mengembangkan produksi domestik. Eksportir Indonesia yang berhasil akan membangun keunggulan lewat konsistensi mutu, ketertelusuran, dan kemampuan memenuhi standar internasional, bukan sekadar bersaing pada harga.
Akses data importir aktif dan histori transaksi menjadi langkah awal yang kritis. Lihat solusi data perdagangan TradeInt untuk mendukung strategi ekspor buah naga Anda.
Kesimpulan
Pasar ekspor buah naga global H1 2026 mencatatkan nilai US$302,28 juta dengan China sebagai tujuan terbesar senilai US$185,80 juta, diikuti India senilai US$19,32 juta dan Thailand senilai US$15,97 juta. Vietnam mendominasi sisi pasokan, sementara Indonesia mulai merintis posisinya sebagai eksportir keempat global meski dengan nilai yang masih jauh di bawah.
Hubungi tim TradeInt untuk mengakses data importir buah naga aktif per negara tujuan dan rekam jejak transaksi. Jadwalkan konsultasi sekarang.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa syarat ekspor buah naga dari Indonesia?
Ekspor buah naga dari Indonesia memerlukan sertifikat fitosanitari yang diterbitkan Badan Karantina Pertanian, growing area code (kode kebun produksi), packing house code (kode fasilitas pengemasan), serta dokumen ekspor standar seperti Commercial Invoice, Packing List, dan Bill of Lading. Negara tujuan seperti China dan Eropa juga menerapkan standar keamanan pangan yang mencakup ambang batas residu pestisida.
Berapa harga ekspor buah naga?
Harga ekspor buah naga bervariasi tergantung pada varietas, kadar gula (Brix), mutu, dan pasar tujuan. Varietas daging merah dengan Brix 15-18% umumnya memperoleh harga lebih tinggi karena permintaan premium dari pembeli Eropa dan Amerika. Harga juga bergantung pada volume kontrak, musim panen, dan kondisi persaingan di pasar tujuan.
Negara mana tujuan ekspor buah naga terbesar di dunia?
China adalah negara tujuan ekspor buah naga terbesar di dunia dengan nilai US$185,80 juta sepanjang H1 2026, atau sekitar 61,47% dari total nilai perdagangan global komoditas ini. India dan Thailand menempati posisi kedua dan ketiga, dengan pertumbuhan permintaan yang signifikan, sementara pasar Eropa dan Amerika Serikat menjadi tujuan alternatif yang terus berkembang.