Negara Tujuan Ekspor Kopi Indonesia Q1/2026: Data Perdagangan dan Analisis Pasar
Key Takeaways
- Australia menjadi negara tujuan ekspor kopi Indonesia terbesar pada Q1/2026 senilai US$81,99 juta (23,81%), diikuti Amerika Serikat US$44,12 juta (12,81%) dan Mesir US$35,49 juta (10,31%), berdasarkan data TradeInt.
- Total ekspor kopi Indonesia pada Q1/2026 mencapai US$344,38 juta dari 1.903 pengiriman ke lebih dari 10 negara, dengan biji kopi mentah (HS 090111) mendominasi 99,75% dari total nilai.
- AEKI menargetkan volume ekspor kopi 2026 sebesar 330.000-360.000 ton dengan nilai devisa US$1,3 miliar, di tengah harga Robusta global yang sempat menembus US$5.694 per ton pada Juni 2026.
Indonesia Mengekspor Kopi ke Mana Saja? Top 10 Negara Tujuan Ekspor Kopi Indonesia Q1/2026
Berdasarkan data TradeInt, tiga negara tujuan ekspor kopi Indonesia terbesar pada Q1/2026 adalah Australia senilai US$81,99 juta, Amerika Serikat senilai US$44,12 juta, dan Mesir senilai US$35,49 juta. Ketiga negara ini menyerap hampir 47% dari total nilai ekspor kopi Indonesia senilai US$344,38 juta.
Posisi selanjutnya ditempati oleh Aljazair, Malaysia, Belanda, India, Armenia, Italia, dan Jepang yang melengkapi sepuluh besar negara tujuan ekspor kopi Indonesia.
Top 5 negara tujuan ekspor kopi Indonesia Q1/2026:
- Australia — US$81,99 juta: Pasar terbesar dengan permintaan tinggi terhadap kopi specialty Indonesia untuk industri kafe dan roasting.
- Amerika Serikat — US$44,12 juta: Konsumen kopi terbesar di dunia dengan permintaan stabil terhadap biji kopi hijau Indonesia.
- Mesir — US$35,49 juta: Importir utama di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara dengan preferensi kuat terhadap Robusta.
- Aljazair — US$31,21 juta: Pasar tradisional kopi Indonesia di Afrika Utara dengan konsumsi per kapita yang relatif tinggi.
- Malaysia — US$20,53 juta: Mitra dagang terdekat di ASEAN untuk kopi olahan dan biji mentah.
| Peringkat | Negara | Nilai (US$) | Pangsa Nilai (%) | Pembeli Teratas |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Australia | 81.990.841,50 | 23,81% | H A BENNETT SONS PTY LTD |
| 2 | Amerika Serikat | 44.121.124,32 | 12,81% | STARBUCKS COFFEE COMPANY |
| 3 | Mesir | 35.493.095,71 | 10,31% | SUPER FI M SDN BHD |
| 4 | Aljazair | 31.207.728,44 | 9,06% | 🔒 Unlock on TradeInt |
| 5 | Malaysia | 20.525.897,84 | 5,96% | 🔒 Unlock on TradeInt |
| 6 | Belanda | 18.731.112,18 | 5,44% | 🔒 Unlock on TradeInt |
| 7 | India | 12.495.642,57 | 3,63% | 🔒 Unlock on TradeInt |
| 8 | Armenia | 11.235.444,73 | 3,26% | 🔒 Unlock on TradeInt |
| 9 | Italia | 11.006.499,09 | 3,20% | 🔒 Unlock on TradeInt |
| 10 | Jepang | 8.792.799,46 | 2,55% | 🔒 Unlock on TradeInt |
Sumber data: TradeInt
Telusuri data negara tujuan ekspor kopi Indonesia secara lengkap berdasarkan kode HS, negara, atau nama perusahaan melalui platform TradeInt Indonesia.
#1 Australia: Negara Tujuan Ekspor Kopi Indonesia Terbesar
Australia menempati posisi teratas sebagai negara tujuan ekspor kopi Indonesia pada Q1/2026, menunjukkan pergeseran menarik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Budaya kopi specialty yang kuat di kota-kota seperti Melbourne dan Sydney menjadi pendorong utama permintaan. Konsumen generasi muda semakin mencari kopi berkualitas tinggi dan varian specialty dengan profil rasa unik, menjadikan single-origin Indonesia sangat diminati.
Sorotan perdagangan kopi Indonesia-Australia:
- Varietas Gayo, Toraja, dan Kintamani menjadi yang paling dicari di pasar roasting Australia.
- Indonesia tampil di Melbourne International Commodity and Food Exhibition (MICE) 2026 untuk memperkenalkan inovasi kopi kepada pembeli Australia dan Asia-Pasifik.
- Segmen specialty dan single-origin mendominasi permintaan, berbeda dari pasar volume tinggi seperti Mesir dan Aljazair.
#2 Amerika Serikat: Pasar Konsumen Kopi Terbesar Dunia
Amerika Serikat merupakan konsumen kopi terbesar di dunia, dengan permintaan yang mencakup Robusta untuk blending industri dan Arabika untuk segmen specialty. Kehadiran kopi Indonesia di pasar AS semakin menguat melalui pameran internasional dan hubungan dagang yang stabil.
Sorotan perdagangan kopi Indonesia-AS:
- Di ajang World of Coffee (WoC) 2026 di San Diego, produk kopi Indonesia mencatatkan potensi transaksi sebesar US$34,7 juta (sekitar Rp593,3 miliar) menurut RRI.
- Kopi Gayo, Toraja, dan Kintamani menjadi daya tarik utama bagi pembeli specialty Amerika.
- AS tetap menjadi pasar penyerap volume signifikan untuk biji kopi hijau (green beans) Indonesia.
Baca juga: Top 5 Ekspor Indonesia Berdasarkan Negara pada Kuartal I 2025
#3 Mesir: Hub Kopi Indonesia untuk Kawasan Timur Tengah
Mesir berfungsi sebagai pintu masuk utama kopi Indonesia ke kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA). Bersama Aljazair, kedua negara ini secara gabungan menyerap hampir 20% dari total ekspor. Permintaan didominasi oleh Robusta dengan harga kompetitif untuk konsumsi massal dan blending.
Sorotan perdagangan kopi Indonesia-Mesir:
- Robusta Indonesia memenuhi kebutuhan blending industri kopi Mesir yang mengutamakan volume dan harga kompetitif.
- Kawasan MENA memiliki tradisi konsumsi kopi yang kuat, memberikan basis permintaan yang stabil dan jangka panjang.
- Mesir juga berperan sebagai hub redistribusi kopi ke negara-negara tetangga di Afrika Utara.

#4 Aljazair: Pasar Tradisional Kopi Indonesia di Afrika Utara
Aljazair memiliki konsumsi kopi per kapita yang relatif tinggi untuk kawasan Afrika Utara, dengan preferensi pada Robusta yang menjadi keunggulan produksi Indonesia. Hubungan dagang kopi Indonesia-Aljazair bersifat stabil, dengan pasar yang kurang sensitif terhadap fluktuasi harga specialty dibanding Eropa atau AS.
Sorotan perdagangan kopi Indonesia-Aljazair:
- Permintaan konsisten untuk Robusta volume tinggi menjadikan Aljazair sebagai pasar yang dapat diandalkan bagi eksportir Indonesia.
- Hubungan dagang yang bersifat jangka panjang memberikan stabilitas bagi rantai pasok kopi nasional.
- Aljazair melengkapi Mesir sebagai dua pilar utama ekspor kopi Indonesia di kawasan Afrika Utara.
#5 Malaysia: Mitra Dagang ASEAN Terdekat untuk Kopi Indonesia
Malaysia menyerap baik kopi biji mentah maupun kopi olahan dari Indonesia, menjadikannya salah satu negara tujuan ekspor kopi Indonesia yang paling beragam dari sisi produk. Kedekatan geografis dan perjanjian perdagangan ASEAN memberikan keunggulan logistik dan tarif bagi eksportir.
Sorotan perdagangan kopi Indonesia-Malaysia:
- Malaysia merupakan tujuan penting tidak hanya untuk green beans, tetapi juga kopi instan, ekstrak, dan konsentrat.
- Perjanjian perdagangan ASEAN memberikan tarif preferensial yang memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar ini.
- Kedekatan geografis menekan biaya logistik dan waktu pengiriman, memberikan keunggulan kompetitif dibanding pemasok kopi dari Amerika Latin atau Afrika.
Lihat cakupan data perdagangan kopi dan komoditas lainnya di halaman Data Coverage TradeInt.
Bagaimana Kondisi Pasar dan Harga Ekspor Kopi Indonesia di 2026?
Data ekspor kopi Indonesia pada Q1/2026 mencatat total nilai US$344,38 juta dari 1.903 pengiriman. Pasar kopi global pada 2026 ditandai oleh volatilitas harga tinggi, tekanan pasokan dari rekor panen Brasil, dan tantangan produktivitas domestik.
Beberapa faktor utama yang membentuk kondisi pasar kopi Indonesia pada 2026:
- Harga Robusta di bursa London sempat menembus US$5.694 per ton pada Juni 2026, didorong oleh kekhawatiran pasokan. Di tingkat petani Lampung, Robusta kering berkisar Rp42.000-Rp48.000 per kilogram, sementara harga kontrak ekspor sekitar Rp59.000 per kilogram.
- Harga Arabika di bursa New York berkisar US$5,98-US$6,44 per kilogram, setara sekitar 273-297 US cents per pound.
- Tekanan pasokan global dari panen kopi Brasil yang diprediksi mencapai 75,3-75,9 juta karung 60 kg untuk musim 2025/26, menciptakan proyeksi surplus 10 juta karung pada 2026.
- Target ekspor domestik dari AEKI sebesar 330.000-360.000 ton dengan nilai devisa US$1,3 miliar, lebih rendah dibanding tahun sebelumnya akibat meningkatnya konsumsi domestik dan biaya pupuk yang meningkat.

Upaya hilirisasi kopi Indonesia juga menunjukkan kemajuan. Pemerintah Jawa Barat melalui WIITEX 2026 mencatatkan transaksi Rp25 miliar untuk komoditas ekspor termasuk kopi, teh, dan kakao, menunjukkan dorongan daerah untuk meningkatkan ekspor kopi olahan bernilai tambah.
Jelajahi solusi ekspor kopi dan komoditas lainnya di halaman Exporter Solution TradeInt.
Kesimpulan
Negara tujuan ekspor kopi Indonesia pada Q1/2026 tersebar di empat benua, dengan Australia memimpin senilai US$81,99 juta, diikuti Amerika Serikat (US$44,12 juta) dan Mesir (US$35,49 juta). Sepuluh negara tujuan utama menyerap lebih dari 80% dari total nilai ekspor kopi Indonesia senilai US$344,38 juta.
Distribusi negara tujuan ekspor kopi Indonesia menunjukkan diversifikasi pasar yang sehat, mencakup pasar specialty (Australia, AS, Jepang, Italia), pasar volume tinggi (Mesir, Aljazair), dan mitra dagang regional (Malaysia). Bagi pelaku usaha yang ingin mengidentifikasi pembeli dan memantau tren perdagangan kopi di setiap negara tujuan, TradeInt Indonesia menyediakan data intelijen perdagangan terlengkap untuk mendukung keputusan bisnis berbasis data.
Baca juga: Eksportir Minyak Sawit di Indonesia: Tren Pasar & Pertumbuhan 2025
FAQ
Indonesia mengekspor kopi ke mana saja?
Berdasarkan data TradeInt Q1/2026, negara tujuan ekspor kopi Indonesia meliputi Australia (US$81,99 juta), Amerika Serikat (US$44,12 juta), Mesir (US$35,49 juta), Aljazair (US$31,21 juta), Malaysia (US$20,53 juta), Belanda, India, Armenia, Italia, dan Jepang. Australia menggantikan AS sebagai pasar terbesar, didorong oleh permintaan kopi specialty.
Negara yang mengimpor kopi terbesar dari Indonesia adalah?
Australia merupakan negara pengimpor kopi terbesar dari Indonesia pada Q1/2026, dengan nilai US$81,99 juta atau 23,81% dari total ekspor kopi Indonesia senilai US$344,38 juta. Amerika Serikat menempati posisi kedua senilai US$44,12 juta, diikuti Mesir senilai US$35,49 juta. Ketiga negara tujuan ekspor kopi Indonesia ini secara gabungan menyerap hampir 47% dari total nilai.
Indonesia paling banyak ekspor ke negara mana?
Secara keseluruhan, tujuan ekspor terbesar Indonesia pada 2025 adalah Tiongkok (US$53,67 miliar), diikuti Amerika Serikat (US$25,57 miliar), India (US$15,33 miliar), Jepang (US$14,55 miliar), dan Singapura (US$11,39 miliar). Khusus untuk kopi, negara tujuan ekspor kopi Indonesia terbesar pada Q1/2026 adalah Australia, Amerika Serikat.
Apa saja 3 ekspor utama Indonesia?
Tiga komoditas ekspor utama Indonesia pada 2025 adalah minyak sawit dan fraksinya (US$20,20 miliar), batu bara dan briket (US$20,09 miliar), dan ferroalloy (US$13,35 miliar). Kopi termasuk komoditas ekspor pertanian unggulan dengan target devisa US$1,3 miliar pada 2026, dan negara tujuan ekspor kopi Indonesia terbesar adalah Australia, AS, dan Mesir.