Data Impor Bawang Putih 2026: Indonesia Importir Terbesar Dunia
Ringkasan utama data impor bawang putih global (Januari–Agustus 2026)
- Indonesia menjadi importir bawang putih terbesar dunia di bawah HS 07032090 dengan nilai US$362,53 juta atau 62,65% dari pasar global US$578,66 juta pada Januari hingga Agustus 2026, jauh mengungguli Vietnam di US$66,15 juta dan Bangladesh di US$53,33 juta.
- Ketergantungan struktural pada satu sumber pasokan sangat mencolok: 99,93% nilai impor bawang putih Indonesia berasal dari China, menjadikan koridor Tiongkok-Indonesia sebagai jalur perdagangan tunggal terbesar dalam kategori HS 07032090.
- Berdasarkan data BPS, harga bawang putih nasional pada Agustus 2026 tercatat Rp39.924 per kg, masih di atas Harga Acuan Pembelian (HAP) Rp38.000 per kg, meski volume impor melonjak 28,44% menjadi 229.760 ton dibanding periode sama 2025.
Apa itu HS 07032090 dan berapa nilai impor bawang putih global 2026?
Data impor bawang putih global di bawah HS 07032090 mencapai US$578,66 juta melalui 9.538 pengiriman selama Januari hingga Agustus 2026, mencakup arus dagang bawang putih (Allium sativum) segar dari produsen utama Tiongkok ke pasar konsumen Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Amerika Latin.
Cakupan dan struktur pasar HS 07032090:
- Definisi kode: HS 07032090 adalah sub-heading Sistem Harmonisasi untuk bawang putih segar atau dingin, komoditas kunci dalam industri pangan olahan, farmasi tradisional, dan konsumsi rumah tangga.
- Skala perdagangan: Total nilai US$578,66 juta pada Januari–Agustus 2026 tersebar di 9.538 pengiriman, menandai HS 07032090 sebagai salah satu kategori hortikultura dengan konsentrasi pemasok tertinggi di dunia.
- Sentra pasokan: China menguasai lebih dari 90% pasokan global melalui sentra produksi Shandong dan Jinxiang, wilayah penghasil bawang putih bulb besar dengan skala industri.
- Sentra permintaan: Indonesia, Vietnam, Bangladesh, Malaysia, dan Filipina menyerap mayoritas volume, dengan Indonesia sebagai importir tunggal terbesar berdasarkan nilai.
Dinamika pasokan tahun ini dibentuk oleh kelangkaan produksi lokal di negara-negara importir utama. Pada 2025, Indonesia sendiri hanya memproduksi 36.862 ton bawang putih domestik, sementara kebutuhan nasional tercatat 626.950 ton menurut Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian.
Negara mana saja yang menjadi importir bawang putih terbesar di dunia?
Berdasarkan catatan impor global TradeInt untuk HS 07032090 pada Januari hingga Agustus 2026, Indonesia memimpin dengan US$362,53 juta, disusul Vietnam di US$66,15 juta dan Bangladesh di US$53,33 juta. Tiga negara Asia ini menyumbang lebih dari 83% total nilai impor bawang putih dunia dalam periode tersebut.
Malaysia, Brasil, Filipina, Kolombia, Ekuador, Chile, dan Paraguay melengkapi sepuluh besar dengan sebaran yang menegaskan Asia Tenggara sebagai pusat permintaan utama dan Amerika Latin sebagai pasar sekunder yang berkembang.
Top 5 negara importir bawang putih 2026:
- Indonesia - US$362,53 juta: importir tunggal terbesar dunia dengan ketergantungan 99,93% pada pasokan China.
- Vietnam - US$66,15 juta: pasar transit dan konsumsi dengan volume tinggi dari produsen Tiongkok.
- Bangladesh - US$53,33 juta: importir dengan diversifikasi sumber di Asia Selatan.
- Malaysia - US$34,82 juta: hub distribusi ASEAN sekaligus konsumen langsung ritel modern.
- Brasil - US$26,74 juta: importir terbesar Amerika Latin dengan permintaan industri pangan.
| Rank | Negara | Nilai (US$) | Nilai (%) | Pengiriman |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Indonesia | 362.527.306,00 | 62,65% | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 2 | Vietnam | 66.147.245,44 | 11,43% | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 3 | Bangladesh | 53.328.773,01 | 9,22% | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 4 | Malaysia | 34.822.226,11 | 6,02% | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 5 | Brasil | 26.736.838,83 | 4,62% | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 6 | Filipina | 24.678.080,53 | 4,26% | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 7 | Kolombia | 6.427.947,20 | 1,11% | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 8 | Ekuador | 3.003.695,28 | 0,52% | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 9 | Chile | 608.895,39 | 0,11% | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 10 | Paraguay | 346.039,20 | 0,06% | 🔒 Buka data di TradeInt |
Sumber data: TradeInt bill of lading database, Januari–Agustus 2026.
Indonesia menempati posisi importir tunggal terbesar bawang putih dunia
Indonesia mendominasi peta impor bawang putih dunia karena kombinasi produksi domestik yang jauh di bawah konsumsi, iklim tropis yang kurang cocok untuk budidaya skala besar, dan preferensi konsumen pada bawang putih bulb besar khas Tiongkok.
Pada Januari hingga Juni 2026, impor bawang putih Indonesia mencapai 229,76 ribu ton, naik 28,44% dibandingkan periode sama 2025 sebesar 178,89 ribu ton menurut BPS. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menekankan bahwa pasokan impor tersebut sudah memadai secara nasional, dengan Tiongkok tetap menjadi sumber utama disusul India sebagai pemasok sekunder.
Poin kunci Indonesia sebagai importir bawang putih 2026:
- Volume impor melonjak dua digit: kenaikan 28,44% pada semester pertama menandai lonjakan permintaan ritel dan industri pangan olahan.
- Ketergantungan tunggal pada China: 98% pasokan dari Tiongkok menciptakan risiko konsentrasi geografis jika koridor Tiongkok-Indonesia terganggu.
- Produksi domestik jauh di bawah kebutuhan: produksi nasional 36.862 ton pada 2025 hanya memenuhi sekitar 5,9% dari kebutuhan 626.950 ton.

Baca selengkapnya: Data Impor Gandum Indonesia 2026: Negara Asal, Volume, dan Pemasok Utama
Vietnam mengonsumsi dan meneruskan pasokan Tiongkok ke pasar regional
Vietnam menempati posisi kedua dengan US$66,15 juta karena peran ganda sebagai pasar konsumsi domestik yang tumbuh dan hub transit untuk pasokan Tiongkok ke pasar ASEAN sekunder.
Bawang putih Tiongkok masuk Vietnam melalui perbatasan darat Lang Son dan pelabuhan Hai Phong, dengan volume yang mencerminkan kombinasi permintaan konsumen dan industri. Frekuensi pengiriman ke Vietnam menjadi yang tertinggi di antara pasar penerima Asia Tenggara, menandakan pola pembelian ritel yang aktif dan siklus pengadaan pendek.
Poin kunci Vietnam sebagai importir bawang putih:
- Frekuensi pengiriman terbanyak: volume pengiriman melampaui pasar lain di Asia Tenggara, khas pasar dengan konsumen ritel aktif.
- Peran hub regional: proksimitas ke Tiongkok memberi Vietnam keuntungan biaya logistik dan waktu tempuh.
- Pertumbuhan konsumsi pangan olahan: industri makanan Vietnam menyerap volume tinggi untuk saus, bumbu, dan produk instan.
Baca selengkapnya: Ekspor Minyak Nilam Indonesia: Data Pasar Global dan Negara Tujuan
Bangladesh mendiversifikasi sumber pasokan bawang putih
Bangladesh mencatat US$53,33 juta dengan strategi pengadaan yang berbeda dari Indonesia, yaitu diversifikasi aktif ke beberapa negara sumber untuk mengurangi risiko ketergantungan tunggal.
Bangladesh mengimpor bawang putih dari Tiongkok, India, dan Myanmar, dengan alokasi yang menyesuaikan harga referensi dan ketersediaan musiman. Pola ini memberi Bangladesh fleksibilitas harga yang lebih besar dibanding importir yang mengandalkan satu sumber.
Poin kunci Bangladesh sebagai importir bawang putih:
- Diversifikasi sumber pasokan: tiga negara sumber utama mengurangi risiko konsentrasi geografis.
- Sensitivitas harga tinggi: pembeli Bangladesh secara aktif memindahkan volume ke sumber termurah setiap musim.
- Konsumsi per kapita tinggi: kebiasaan kuliner Asia Selatan mendorong permintaan bawang putih stabil sepanjang tahun.

Baca selengkapnya: Impor Garam Indonesia: Data Pasokan, Pemasok, dan Kebutuhan Industri
Siapa pemasok bawang putih terbesar dunia untuk HS 07032090 pada 2026?
Papan atas pemasok bawang putih global didominasi perusahaan Tiongkok yang mengoperasikan sentra produksi Shandong dan Jinxiang, dengan Shandong Goodfarmer International Trading Co Ltd di posisi teratas, diikuti Jiangsu Liming Food Group Co Ltd dan Jinxiang Hopelong Shuifa Agriculture Co Ltd.
Top 5 pemasok bawang putih global 2026:
- Shandong Goodfarmer International Trading Co Ltd (China): eksportir agroindustri terintegrasi dari sentra Shandong.
- Jiangsu Liming Food Group Co Ltd (China): produsen berskala grup dengan koridor ekspor ASEAN.
- Jinxiang Hopelong Shuifa Agriculture Co Ltd (China): operator dari Jinxiang, ibu kota bawang putih Tiongkok.
- Qixian Canxuan Agricultural Products Co Ltd (China): eksportir volume menengah dengan fokus pasar Asia Tenggara.
- Jiangsu Tri Land Biotechnology Co Ltd (China): pemain agri-bioteknologi yang menggabungkan produksi dan ekspor.
| Rank | Perusahaan | Negara | Pengiriman |
|---|---|---|---|
| 1 | Shandong Goodfarmer International Trading Co Ltd | China | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 2 | Jiangsu Liming Food Group Co Ltd | China | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 3 | Jinxiang Hopelong Shuifa Agriculture Co Ltd | China | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 4 | Qixian Canxuan Agricultural Products Co Ltd | China | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 5 | Jiangsu Tri Land Biotechnology Co Ltd | China | 🔒 Buka data di TradeInt |
Baca selengkapnya: Indonesia Impor Apa Saja dari Amerika: Kategori Utama dan Nilai Perdagangan
Analisis pasar impor bawang putih Indonesia 2026
Indonesia menjadi episentrum pasar impor bawang putih global pada 2026 dengan nilai US$362,53 juta melalui 1.815 pengiriman selama Januari hingga Agustus, mendominasi baik sisi permintaan negara maupun daftar pembeli korporat. Analisis di bawah ini menguraikan empat lapisan pasar Indonesia: struktur asal negara, pembeli papan atas, ketergantungan struktural, dan roadmap pemerintah menuju swasembada 2029.
Bagaimana kinerja data impor bawang putih Indonesia dari negara mana saja?
Berdasarkan catatan impor Indonesia di TradeInt untuk HS 07032090 pada Januari hingga Agustus 2026, total data impor bawang putih Indonesia mencapai US$362,53 juta melalui 1.815 pengiriman. China menyumbang 99,93% nilai impor melalui 1.812 pengiriman, dengan India dan sumber lain hanya mengisi porsi minimal.
Struktur asal impor bawang putih Indonesia 2026:
- China - US$362.279.506,00: pemasok tunggal dominan dengan volume dan konsistensi tertinggi.
- India: pasokan sekunder yang menandakan ruang diversifikasi masih terbuka.
- Sumber tidak teridentifikasi - US$156.600,00: volume marginal dari catatan tanpa negara asal jelas.
| Rank | Negara Asal | Nilai (US$) | Nilai (%) |
|---|---|---|---|
| 1 | China | 362.279.506,00 | 99,93% |
| 2 | Tidak teridentifikasi | 156.600,00 | 0,04% |
| 3 | India | 🔒 Buka data di TradeInt | 0,03% |
Pertanyaan mengenai indonesia impor bawang putih dari negara mana saja terjawab tegas oleh data TradeInt: koridor Tiongkok-Indonesia praktis menjadi satu-satunya jalur signifikan, sementara India hanya memainkan peran token dengan dua pengiriman selama delapan bulan.

Siapa pembeli bawang putih terbesar di pasar internasional?
Pembeli bawang putih global didominasi perusahaan importir dari Indonesia dan Vietnam yang menjadi jembatan antara produsen Tiongkok dan konsumen ritel Asia Tenggara. PT Buah Segar Maju Bersama, Buah Segar Maju Bersama, dan importir Vietnam terkemuka memimpin dalam volume dan konsistensi pengadaan.
Top 5 pembeli bawang putih global 2026:
- PT Buah Segar Maju Bersama (Indonesia): importir dengan pola pengadaan reguler dari sentra Tiongkok.
- Buah Segar Maju Bersama (Indonesia): entitas paralel yang menangani volume tambahan pada koridor yang sama.
- Importir Vietnam papan atas: perusahaan ekspor-impor Vietnam dengan frekuensi pengiriman tinggi.
- PT Angin Berkah Baru (Indonesia): importir yang fokus pada distribusi ritel modern.
- AMSCO Bintang Cahaya (Indonesia): importir dengan segmen industri pangan olahan.
| Rank | Perusahaan | Pengiriman | Nilai (US$) |
|---|---|---|---|
| 1 | PT Buah Segar Maju Bersama | 🔒 Buka data di TradeInt | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 2 | Buah Segar Maju Bersama | 🔒 Buka data di TradeInt | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 3 | 🔒 Buka data di TradeInt | 🔒 Buka data di TradeInt | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 4 | PT Angin Berkah Baru | 🔒 Buka data di TradeInt | 🔒 Buka data di TradeInt |
| 5 | AMSCO Bintang Cahaya | 🔒 Buka data di TradeInt | 🔒 Buka data di TradeInt |
Baca selengkapnya:
Indonesia Impor Apa Saja dari Amerika: Kategori Utama dan Nilai Perdagangan
Kenapa bawang putih impor terus mendominasi pasar Indonesia?
Kenapa bawang putih impor terus mendominasi pasar Indonesia dijelaskan oleh kesenjangan struktural antara kebutuhan nasional dan produksi domestik yang telah berlangsung lebih dari satu dekade. Data Kementerian Pertanian menunjukkan produksi bawang putih Indonesia turun dari puncak 88.817 ton pada 2019 menjadi hanya 36.862 ton pada 2025, sementara kebutuhan nasional naik dari 555.061 ton pada 2019 menjadi 626.950 ton pada 2025.
Konteks struktural indonesia impor bawang putih dari negara Tiongkok 2026:
- Dominasi total China: 98,31% impor bawang putih Indonesia pada Januari–Mei 2026 berasal dari China dengan volume 183.620 ton menurut data BPS yang dikutip CNBC Indonesia.
- Harga acuan tertekan naik: harga bawang putih nasional Agustus 2026 tercatat Rp39.924 per kg, masih 5,06% di atas HAP Rp38.000 per kg meski volume impor melimpah.
- Sebaran ketidakstabilan menurun: hanya 50 kabupaten/kota masih mengalami kenaikan Indeks Perubahan Harga bawang putih dari sebelumnya 248 kabupaten/kota pada awal 2026.
- Peran importir terverifikasi: perusahaan seperti PT Buah Segar Maju Bersama dan PT Angin Berkah Baru menjadi jembatan utama antara pemasok Tiongkok dan distributor grosir domestik.
Perbandingan bawang putih lokal vs impor juga menjelaskan preferensi konsumen: bawang putih lokal umumnya berukuran lebih kecil dengan kadar air lebih rendah, sedangkan bawang putih impor dari China berukuran bulb besar yang cocok untuk penggunaan industri dan konsumen ritel modern. Preferensi ini memperkuat siklus ketergantungan impor.
Baca selengkapnya: Data Impor Minyak Indonesia: Volume, Nilai, dan Pola Ketergantungan Pasokan
Bagaimana strategi pemerintah Indonesia mengurangi impor bawang putih menuju swasembada 2029?
Kementerian Pertanian menyiapkan skenario peningkatan produksi bertahap untuk mengejar swasembada bawang putih pada 2029, dengan strategi ganda yaitu perluasan luas tanam dari 5.000 hektare pada 2026 menjadi 120.000 hektare pada 2029 dan peningkatan produktivitas dari 8,16 ton per hektare menjadi minimal 20 ton per hektare.
Empat pilar roadmap swasembada bawang putih 2029:
- Perluasan luas tanam bertahap: target 5.000 hektare pada 2026, 20.000 hektare pada 2027, 80.000 hektare pada 2028, dan 120.000 hektare pada 2029, dengan sentra pengembangan di Lombok Timur, Bima, Magelang, Temanggung, dan Semarang.
- Penguatan benih bermutu: BRMP Sayuran menargetkan produksi benih sumber di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan target 120.000 ton benih pada 2029.
- Peningkatan produktivitas hektare: dari kisaran 6,39-8,16 ton per hektare selama 2018-2025 menjadi minimal 20 ton per hektare melalui teknologi budidaya dan pupuk bersubsidi.
- Alokasi anggaran daerah: Kementan mengalokasikan Rp55,65 miliar (sekitar US$3,38 juta) untuk perluasan tanam bawang putih di Lombok Timur pada Agustus 2026 sebagai proyek percontohan.
Direktur Perbenihan Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Agung Sunusi, menyatakan target produktivitas minimum 20 ton per hektare menjadi arahan utama untuk mengejar swasembada, jauh di atas capaian tertinggi 8,16 ton per hektare pada 2025.
Bagi importir dan distributor yang perlu memvalidasi pemasok Tiongkok, memetakan koridor pengiriman, atau melacak volume kompetitor, TradeInt menyediakan akses ke catatan bill of lading dan profil perusahaan dengan cakupan lebih dari 200 negara dan 90% jalur perdagangan global.
Kesimpulan
Peta impor bawang putih global 2026 dibentuk oleh dua ketidakseimbangan struktural yang saling terkait. Indonesia mendominasi sisi permintaan dengan US$362,53 juta atau 62,65% nilai impor global, sementara China mendominasi sisi pasokan dengan 99,93% pangsa asal impor Indonesia selama Januari hingga Agustus 2026. Vietnam di US$66,15 juta dan Bangladesh di US$53,33 juta melengkapi papan atas importir, keduanya dengan pola pengadaan yang lebih terdiversifikasi.
Bagi perusahaan yang perlu memvalidasi mitra dagang bawang putih atau memantau pergerakan pemasok Tiongkok, tim TradeInt siap menyediakan sesi konsultasi data yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.
FAQ
Berapa harga bawang putih impor per kg di Indonesia 2026?
Harga bawang putih impor dari China di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta pada Juli 2026 tercatat Rp37.000 per kg dengan harga modal Rp30.500 per kg. Rata-rata harga bawang putih nasional pada Agustus 2026 mencapai Rp39.924 per kg, masih 5,06% di atas Harga Acuan Pembelian (HAP) yang dipatok Rp38.000 per kg oleh Bapanas. Wilayah tertinggi tercatat di Kabupaten Manokwari Selatan dengan harga Rp63.750 per kg.
Kenapa Indonesia impor bawang putih dari China terus-menerus?
Kenapa bawang putih impor terus dominan dari China dijelaskan oleh kesenjangan besar antara kebutuhan nasional dan produksi domestik. Kebutuhan nasional tercatat 626.950 ton pada 2025, sementara produksi domestik hanya 36.862 ton atau sekitar 5,9% dari kebutuhan. China menguasai pasokan karena sentra produksi Shandong dan Jinxiang menghasilkan bawang putih bulb besar dengan skala industri, harga kompetitif, dan koridor logistik efisien ke Asia Tenggara.
Kapan Indonesia mulai impor bawang putih dalam jumlah besar?
Indonesia mulai bergantung pada impor bawang putih dalam skala besar sejak awal 2000-an setelah produksi nasional yang pernah mencapai 152.421 ton pada 1995 mengalami penurunan berkelanjutan. Volume impor tercatat 587.747 ton pada 2020, 602.745 ton pada 2021, 566.175 ton pada 2022, 564.027 ton pada 2023, dan 555.886 ton pada 2024 menurut data Kementerian Pertanian, menunjukkan pola konsisten di atas 550.000 ton per tahun sepanjang lima tahun terakhir.