Karet Ekspor 2026: Negara Tujuan Ekspor Terbesar Indonesia
Key Takeaways
- Berdasarkan data TradeInt, Vietnam dan Amerika Serikat bersama-sama menguasai sekitar 69,88% nilai karet ekspor dunia, sementara Indonesia menempati posisi ketiga dengan US$918,28 juta dan tetap unggul dari sisi penyebaran tujuan ke sepuluh negara penerima.
- Catatan bill of lading TradeInt menunjukkan Jepang menyerap karet Indonesia senilai US$232,22 juta dan China US$197,40 juta, menjadikan keduanya dua pasar terbesar di atas Amerika Serikat yang bernilai US$107,60 juta.
- Menurut data perdagangan TradeInt, karet alam jenis TSNR (HS 400122) menyumbang US$1,35 miliar nilai perdagangan global, dan bagi Indonesia jenis karet mentah ini mencakup US$649,69 juta atau porsi terbesar dari seluruh ekspor karetnya.
Negara Mana Pemasok Karet Terbesar Dunia 2026?
Berdasarkan data TradeInt periode Januari-Juni 2026, tiga pemasok karet global terbesar menurut nilai adalah Vietnam senilai US$3,64 miliar, Amerika Serikat US$1,90 miliar, dan Indonesia US$918,28 juta.
Di luar tiga negara terbesar, daftar negara pengekspor karet terbesar di dunia juga mencakup India, Malaysia, Sri Lanka, Brasil, Filipina, Laos, dan Ghana.
- Vietnam - US$3,64 Miliar: pemasok karet terbesar dunia yang menggabungkan volume karet mentah besar dengan ekspor ban olahan bernilai tinggi.
- Amerika Serikat - US$1,90 Miliar: pemasok bernilai tinggi dengan kekuatan pada produk karet jadi dan ekspor ulang, namun bukan karet mentah bervolume besar.
- Indonesia - US$918,28 Juta: pemasok karet alam dengan tujuan terkonsentrasi ke Asia Timur, menempati posisi ketiga dunia dalam data ekspor karet Indonesia.
- India - US$402,06 Juta: pengekspor bervolume besar dengan bobot pengiriman tertinggi, mencerminkan ekspor karet curah berkalori nilai rendah.
- Malaysia - US$309,12 Juta: produsen karet alam tradisional yang ekspornya melemah sepanjang 2026.
| # | Negara | Pengiriman | Nilai (US$) | % | Berat (kg) |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Vietnam | π Buka data di TradeInt | 3.635.288.784,86 | 45,87% | π Buka data di TradeInt |
| 2 | Amerika Serikat | π Buka data di TradeInt | 1.902.639.312,54 | 24,01% | π Buka data di TradeInt |
| 3 | Indonesia | π Buka data di TradeInt | 918.275.983,05 | 11,59% | π Buka data di TradeInt |
| 4 | India | π Buka data di TradeInt | 402.058.000,26 | 5,07% | π Buka data di TradeInt |
| 5 | Malaysia | π Buka data di TradeInt | 309.117.959,31 | 3,90% | π Buka data di TradeInt |
| 6 | Sri Lanka | π Buka data di TradeInt | 163.106.737,09 | 2,06% | π Buka data di TradeInt |
| 7 | Brasil | π Buka data di TradeInt | 162.672.441,79 | 2,05% | π Buka data di TradeInt |
| 8 | Filipina | π Buka data di TradeInt | 74.126.133,84 | 0,94% | π Buka data di TradeInt |
| 9 | Laos | π Buka data di TradeInt | 67.393.660,50 | 0,85% | π Buka data di TradeInt |
| 10 | Ghana | π Buka data di TradeInt | 59.098.475,21 | 0,75% | π Buka data di TradeInt |
Sumber data: TradeInt bill of lading database, Januari-Juni 2026.
Pasar karet global 2026 bergerak di tengah pengetatan pasokan dan pergeseran permintaan ban antarnegara. Menurut Vietnam News, Vietnam, sebagai pengekspor karet alam terbesar ketiga dunia dengan pangsa sekitar 14%, menghadapi tekanan pada ekspor karet mentahnya karena 90% lateks mentah masih melewati perantara. Alhasil, otoritas Vietnam mendorong produk bernilai tambah agar nilai ekspor tidak bergantung pada bahan baku.
Pasokan dari produsen tradisional ikut mengetat, dan sejumlah kebijakan baru membentuk arah pasar. Berikut perkembangan terkini yang membentuk pasar karet ekspor global 2026:
- Liberia melarang ekspor karet mentah: menurut TyrePress, Liberia memberlakukan larangan ekspor karet alam tidak olahan mulai 1 Juli 2026 melalui Executive Order No. 166, untuk memaksa pengolahan di dalam negeri dan menekan pasokan global bahan baku.
- Ekspor Malaysia menyusut tajam: menurut DOSM, ekspor karet alam Malaysia turun 18,2% pada Agustus 2026 menjadi 33.426 ton dengan China menyerap 47,3% pengiriman sebagai tujuan terbesar.
- Pembeli ban beralih ke ASEAN: menurut European Rubber Journal, pangsa impor ban China di Uni Eropa turun dari 71,8% menjadi 58,1% sementara pangsa ASEAN naik ke 19,9% dengan Thailand melonjak 156%, mengalihkan permintaan karet ke kawasan Asia Tenggara.
Baca selengkapnya: 10 Komoditas Ekspor Indonesia 2026
Karet Indonesia Diekspor Ke Negara Mana Saja 2026?
Diambil dari data TradeInt untuk periode Januari-Juni 2026, tiga negara tujuan ekspor karet Indonesia terbesar menurut nilai adalah Jepang senilai US$232,22 juta, China US$197,40 juta, dan Amerika Serikat US$107,60 juta. Di luar tiga negara terbesar, tujuan ekspor karet Indonesia ke negara lain juga mencakup India, Vietnam, Korea Selatan, Kanada, Luksemburg, Meksiko, dan Taiwan.
- Jepang - US$232,22 Juta: pasar bernilai tertinggi untuk karet Indonesia, menyerap karet alam bermutu untuk industri ban dan otomotif premium.
- China - US$197,40 Juta: pusat manufaktur ban terbesar yang menyerap karet mentah Indonesia dalam volume besar untuk pengolahan.
- Amerika Serikat - US$107,60 Juta: pasar barang jadi dan ban dengan permintaan karet olahan bernilai tinggi.
- India - US$78,08 Juta: pembeli karet curah untuk industri ban domestik yang berkembang.
- Vietnam - US$42,16 Juta: gerbang pengolahan yang menyerap karet mentah Indonesia dengan frekuensi pengiriman tertinggi untuk diolah ulang.
| # | Negara | Pengiriman | Nilai (US$) | % |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Jepang | π Buka data di TradeInt | 232.221.654,87 | 25,29% |
| 2 | China | π Buka data di TradeInt | 197.395.587,03 | 21,50% |
| 3 | Amerika Serikat | π Buka data di TradeInt | 107.602.079,95 | 11,72% |
| 4 | India | π Buka data di TradeInt | 78.082.053,63 | 8,50% |
| 5 | Vietnam | π Buka data di TradeInt | 42.162.010,76 | 4,59% |
| 6 | Korea Selatan | π Buka data di TradeInt | 24.747.434,88 | 2,69% |
| 7 | Kanada | π Buka data di TradeInt | 22.910.991,12 | 2,50% |
| 8 | Luksemburg | π Buka data di TradeInt | 18.539.346,47 | 2,02% |
| 9 | Meksiko | π Buka data di TradeInt | 16.590.915,07 | 1,81% |
| 10 | Taiwan | π Buka data di TradeInt | 16.314.378,80 | 1,78% |
Sumber data: TradeInt bill of lading database, Januari-Juni 2026.
Ekspor karet Indonesia bertumpu pada bahan baku, dan pola ini menempatkan nilai tambah di tangan negara pengolah. Jepang dan China bersama-sama menyerap porsi terbesar karet Indonesia, sementara Vietnam menerima volume pengiriman tertinggi untuk diolah ulang menjadi produk bernilai lebih tinggi. Dalam periode yang sama, permintaan dari pusat manufaktur ban menentukan arah harga ekspor karet dari Indonesia.
Ketergantungan pada ekspor mentah membuat Indonesia menghadapi tantangan serupa dengan pesaing kawasan. Berikut pola yang membentuk tujuan ekspor karet Indonesia 2026:
- Permintaan China bergeser antarpemasok: menurut Vietnam News, impor karet China dari Vietnam turun 21% nilainya pada delapan bulan pertama 2026 dan membuka ruang bagi pemasok lain seperti Indonesia untuk mengisi permintaan pengolahan China.
- Produk bernilai tambah jadi pembeda: menurut Vietnam News, ban mencakup sekitar 69% ekspor karet Vietnam, ini menunjukkan selisih nilai yang masih bisa dikejar Indonesia yang ekspornya didominasi karet mentah.
Baca selengkapnya: Ekspor Buah Indonesia 2026
Jenis Karet Apa Yang Paling Banyak Diperdagangkan Global 2026?
Didukung oleh data TradeInt periode Januari-Juni 2026, tiga jenis karet berdasarkan kode HS dengan nilai perdagangan tertinggi adalah karet alam TSNR (HS 400122) senilai US$1,35 miliar, karet campuran (HS 400280) US$1,01 miliar, dan ban truk dan bus baru (HS 401120) US$998,63 juta.
Selain tiga jenis karet teratas, jenis karet yang diperdagangkan dalam data juga mencakup HS 401110 (ban mobil penumpang baru) dan HS 401699 (barang karet vulkanisir lainnya).
- HS 400122 - US$1,35 Miliar: karet alam yang ditetapkan secara teknis (TSNR), bentuk karet mentah paling banyak diperdagangkan secara global.
- HS 400280 - US$1,01 Miliar: campuran karet alam dan sintetis dalam bentuk primer untuk industri pengolahan.
- HS 401120 - US$998,63 Juta: ban pneumatik baru untuk truk dan bus, segmen karet jadi bernilai tinggi.
- HS 401110 - US$474,11 Juta: ban pneumatik baru untuk mobil penumpang, didorong permintaan otomotif global.
- HS 401699 - US$241,89 Juta: barang dari karet vulkanisir lainnya untuk berbagai kebutuhan industri.
| # | Kode HS | Pengiriman | Nilai (US$) | % | Berat (kg) |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 400122 | π Buka data di TradeInt | 1.349.318.080,23 | 17,03% | π Buka data di TradeInt |
| 2 | 400280 | π Buka data di TradeInt | 1.005.882.746,61 | 12,69% | π Buka data di TradeInt |
| 3 | 401120 | π Buka data di TradeInt | 998.628.257,09 | 12,60% | π Buka data di TradeInt |
| 4 | 401110 | π Buka data di TradeInt | 474.114.509,02 | 5,98% | π Buka data di TradeInt |
| 5 | 401699 | π Buka data di TradeInt | 241.890.591,61 | 3,05% | π Buka data di TradeInt |
Sumber data: TradeInt bill of lading database, Januari-Juni 2026.
Nilai perdagangan karet global terbagi antara bahan baku karet alam dan produk ban jadi. Karet alam TSNR memimpin dari sisi nilai, sementara ban truk, bus, dan mobil penumpang bersama-sama menunjukkan besarnya permintaan hilir dari industri otomotif. Sementara itu, pergeseran produksi ban ke Asia Tenggara menaikkan permintaan bahan baku di kawasan tersebut.
Harga bahan baku ikut membentuk nilai perdagangan sepanjang 2026. Menurut DOSM, harga karet TSR 20 Malaysia naik ke US$2,24/kg pada Agustus 2026, ini mencerminkan pengetatan pasokan yang menopang nilai ekspor meski volume di sejumlah produsen melemah.
Karet Jenis Apa Yang Diekspor Indonesia 2026?
Tercatat pada data TradeInt periode Januari-Juni 2026, tiga jenis karet yang diekspor Indonesia dengan nilai tertinggi adalah karet alam TSNR (HS 400122) senilai US$649,69 juta, karet campuran (HS 400280) US$141,74 juta, dan karet majemuk (HS 400591) US$29,24 juta.
Di luar tiga jenis karet teratas, jenis karet yang diekspor Indonesia juga mencakup HS 400121 (lembaran karet asap) dan HS 401693 (gasket dan segel karet).
- HS 400122 - US$649,69 Juta: karet alam TSNR atau Standard Indonesian Rubber (SIR), tulang punggung ekspor karet mentah Indonesia.
- HS 400280 - US$141,74 Juta: campuran karet alam dan sintetis untuk kebutuhan pengolahan industri.
- HS 400591 - US$29,24 Juta: karet majemuk belum vulkanisir dalam bentuk lembaran atau primer.
- HS 400121 - US$29,01 Juta: lembaran karet asap (RSS) bermutu untuk pasar tertentu.
- HS 401693 - US$14,94 Juta: gasket, cincin, dan segel dari karet vulkanisir.
| # | Kode HS | Pengiriman | Nilai (US$) | Berat (kg) | % |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 400122 | π Buka data di TradeInt | 649.692.073,12 | 327.959.894,10 | 72,49% |
| 2 | 400280 | π Buka data di TradeInt | 141.736.947,94 | 74.455.924,14 | 16,46% |
| 3 | 400591 | π Buka data di TradeInt | 29.241.723,20 | 7.141.721,50 | 1,58% |
| 4 | 400121 | π Buka data di TradeInt | 29.009.551,65 | 12.757.208,40 | 2,82% |
| 5 | 401693 | π Buka data di TradeInt | 14.938.162,27 | 627.757,18 | 0,14% |
Sumber data: TradeInt bill of lading database, Januari-Juni 2026.
Pemerintah memperketat tata kelola ekspor karet alam mentah sepanjang 2026, dan aturan baru ini langsung menyentuh eksportir SIR. Melalui Permendag Nomor 1 Tahun 2026 yang berlaku 28 Januari 2026, setiap eksportir SIR wajib berstatus Produsen Eksportir dan mengantongi Tanda Pengenal Produsen (TPP). Karena TPP menjadi dokumen pabean wajib pada Pemberitahuan Ekspor Barang, produsen yang tidak memenuhi standar mutu SNI 1903:2017 tidak dapat mengapalkan karetnya.
Aturan mutu baru menyaring pemain dan menaikkan standar produk. Permendag 1/2026 menetapkan ambang Kadar Karet Kering koagulum minimal 45% dan melarang kontaminan berat, dengan sanksi pencabutan TPP bagi pelanggaran kepabeanan menurut Veritask. Alhasil, eksportir yang ingin bertahan perlu memverifikasi mutu dan legalitas pasokan di tingkat pemasok, bukan hanya menandatangani kontrak pengapalan.
Tekanan dari pasar tujuan Eropa menambah beban ketertelusuran bagi eksportir karet mentah. Berikut hal yang perlu diperhatikan tentang jenis karet yang diekspor indonesia pada 2026:
- Risiko akses pasar Uni Eropa: regulasi EUDR berpotensi menutup akses sebagian ekspor jika rantai pasok gagal memenuhi syarat ketertelusuran, dengan estimasi kehilangan nilai ekspor hingga US$527 juta menurut Gapkindo, karena hanya sebagian kecil lahan petani yang memiliki izin geolokasi kebun.
- Struktur kebun rakyat jadi hambatan: sekitar 90% karet alam Indonesia dihasilkan petani kecil, dan dari 3,2 juta hektar lahan hanya sekitar 10.000 hektar yang mengantongi dokumen geolokasi STDB menurut Gapkindo, menyulitkan pemenuhan syarat ketertelusuran karet alam.
Baca selengkapnya: Data Ekspor Jagung Indonesia 2026
Perusahaan Mana Pembeli Karet Global Terbesar 2026?
Daftar pembeli karet terverifikasi TradeInt untuk periode Januari-Juni 2026 dipimpin oleh produsen ban global, menegaskan industri ban sebagai penggerak utama permintaan karet dunia.
Berikut lima pembeli karet global teratas berdasarkan catatan TradeInt:
- Sailun Group Hongkong Co Limited: produsen ban global dengan jaringan pengadaan karet lintas benua.
- Jinyu Tire Hongkong Co Limited: produsen ban asal China dengan permintaan karet alam yang besar.
- Maxam Tire Solutions Co Limited: produsen ban industri dan alat berat (OTR) untuk pasar global.
- Bridgestone Corporation: produsen ban terkemuka asal Jepang dengan pengadaan karet berskala besar.
- Haohua Tire North America Inc: distributor dan produsen ban untuk pasar Amerika Utara.
| # | Perusahaan | Negara | Nilai (US$) | Pengiriman | Berat (kg) |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Sailun Group Hongkong Co Limited | China Hong Kong | 436.439.737,19 | π Buka data di TradeInt | π Buka data di TradeInt |
| 2 | Jinyu Tire Hongkong Co Limited | China Hong Kong | 145.388.800,89 | π Buka data di TradeInt | π Buka data di TradeInt |
| 3 | Maxam Tire Solutions Co Limited | Amerika Serikat | 123.023.507,50 | π Buka data di TradeInt | π Buka data di TradeInt |
| 4 | Bridgestone Corporation | Jepang | 120.735.643,56 | π Buka data di TradeInt | π Buka data di TradeInt |
| 5 | Haohua Tire North America Inc | Amerika Serikat | 119.145.918,09 | π Buka data di TradeInt | π Buka data di TradeInt |
Sumber data: TradeInt bill of lading database, Januari-Juni 2026.
Untuk Apa Data Karet Ekspor Digunakan Perusahaan 2026?
Data karet ekspor menjawab pertanyaan komersial yang berbeda bagi tim perdagangan, pengadaan, dan intelijen pasar. Berikut sumber utama dan alasan masing-masing penting untuk memetakan pasar karet global.
- Platform data perdagangan global seperti TradeInt: memberi catatan pengiriman tingkat transaksi dan profil pembeli serta eksportir terverifikasi, sehingga perusahaan dapat mengidentifikasi pemasok karet sebenarnya, memetakan negara tujuan ekspor karet Indonesia, dan menemukan produsen ban pembeli untuk pasar Jepang dan China.
- BPS (Badan Pusat Statistik): menyediakan statistik ekspor karet agregat resmi, berguna untuk memvalidasi tren nilai dan volume tahunan serta memahami prosedur dan cara ekspor karet sebelum menelusuri data ekspor karet indonesia ke tingkat yang lebih rinci.
- Gapkindo (Gabungan Perusahaan Karet Indonesia): memberi data produksi dan harga acuan SIR, penting untuk menilai daya saing harga ekspor karet terhadap pasar global.
- UN Comtrade: menyajikan nilai ekspor lintas negara pada kode HS 40, berguna untuk membandingkan posisi Indonesia terhadap Vietnam, Amerika Serikat, dan India.
- ANRPC (Asosiasi Negara Produsen Karet Alam): menyediakan data produksi dan konsumsi karet alam global, berguna untuk mengantisipasi pengetatan pasokan dan pergerakan harga.
Pesan demo TradeInt untuk membuka profil pembeli dan pemasok yang terkunci.
Kesimpulan
Data karet ekspor H1 2026 menempatkan Vietnam sebagai pemasok global terbesar senilai US$3,64 miliar, disusul Amerika Serikat US$1,90 miliar dan Indonesia US$918,28 juta dari total perdagangan dunia US$7,93 miliar. Negara tujuan ekspor karet Indonesia terkonsentrasi pada Jepang senilai US$232,22 juta, diikuti China US$197,40 juta dan Amerika Serikat US$107,60 juta.
Karet alam mentah mendominasi ekspor Indonesia, sementara larangan ekspor Liberia, penurunan Malaysia, dan pergeseran produksi ban ke Asia Tenggara menentukan arah pasar sepanjang sisa 2026. Ketergantungan pada bahan baku membuat peningkatan nilai tambah menjadi faktor penentu daya saing ekspor karet Indonesia ke depan.
FAQ
Apa saja 5 negara tujuan ekspor karet Indonesia?
Menurut data ekspor karet Indonesia dari catatan TradeInt periode Januari-Juni 2026, lima negara tujuan terbesar adalah Jepang (US$232,22 juta), China (US$197,40 juta), Amerika Serikat (US$107,60 juta), India (US$78,08 juta), dan Vietnam (US$42,16 juta). Jepang dan China bersama-sama menyerap porsi terbesar nilai ekspor karet Indonesia.
Apa negara penghasil karet terbesar di dunia?
Dari sisi produksi karet alam, Thailand, Indonesia, dan Vietnam secara historis termasuk tiga penghasil terbesar dunia. Menurut nilai perdagangan TradeInt periode Januari-Juni 2026, Vietnam juga memimpin sebagai negara pengekspor karet terbesar di dunia senilai US$3,64 miliar berkat gabungan ekspor karet mentah dan produk ban olahannya.
Mengapa harga karet naik pada 2026?
Harga ekspor karet terdorong naik oleh pengetatan pasokan global sepanjang 2026. Liberia melarang ekspor karet mentah mulai 1 Juli 2026 menurut TyrePress, sementara ekspor Malaysia turun 18,2% pada Agustus menurut DOSM, menopang harga acuan meski volume melemah.
Berapa nilai ekspor karet Indonesia?
Terlacak pada data ekspor karet indonesia dari catatan TradeInt untuk periode Januari-Juni 2026, Indonesia mengekspor karet senilai US$918,28 juta. Nilai ini menempatkan Indonesia sebagai pemasok karet terbesar ketiga dunia, di bawah Vietnam dan Amerika Serikat.